Kejar Tambahan Cadangan Migas Nasional, PHE LPB Siapkan Pengeboran Tingkilan-001

banner 468x60

ENERGI.co.id, Tanjung Selor, Kalimantan Utara – PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE LPB) memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam mendukung kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) di Kalimantan Utara.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Eksplorasi Sumur Migas Tingkilan-001 yang digelar di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, pada 22 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan pengeboran sumur eksplorasi di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan.

Sosialisasi dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, SKK Migas Perwakilan Wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, PHE LPB memaparkan rencana kegiatan eksplorasi sekaligus membuka ruang dialog terkait aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, kepatuhan terhadap regulasi, serta koordinasi dengan seluruh pihak yang berkepentingan.

Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Dony Indrawan mengatakan, sosialisasi merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun komunikasi yang terbuka, transparan, dan kolaboratif sebelum pelaksanaan pengeboran sumur eksplorasi Tingkilan-001.

“Kami senantiasa berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat, dalam menjalankan proyek investasi hulu migas, termasuk proyek eksplorasi Tingkilan ini, sehingga dapat dijalankan dengan selamat, andal, patuh, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut Dony, kegiatan eksplorasi memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan industri hulu migas sekaligus mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional.

Selaras dengan visi untuk menjadi perusahaan energi nasional terdepan dalam mendukung keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi, PHI melalui anak perusahaan dan afiliasinya terus melakukan investasi pada kegiatan eksplorasi dan eksploitasi.

“Di PHI, kami berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi untuk menemukan sumber daya baru, menambah cadangan, dan menjaga keberlanjutan produksi minyak bumi dan gas alam (migas) dari wilayah Kalimantan untuk puluhan tahun mendatang,” imbuhnya.

Eksplorasi Sumur Tingkilan-001 merupakan salah satu rencana kerja PHE LPB untuk mencari sumber daya migas baru di Wilayah Kerja (WK) Maratua.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk memastikan potensi kandungan hidrokarbon berupa minyak dan gas pada Formasi Menumbar, berdasarkan hasil kajian geologi, data seismik, serta kemiripan karakteristik dengan sejumlah sumur eksplorasi di wilayah sekitarnya.

Dukungan terhadap kegiatan eksplorasi tersebut juga disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara H. Sapi’I mengatakan, pemerintah daerah mendukung kegiatan eksplorasi migas sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong investasi di daerah.

“Eksplorasi Sumur Migas Tingkilan-001 merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang peningkatan investasi di Kalimantan Utara. Pemprov Kalimantan Utara siap terus berkolaborasi agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan aman, lancar, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalsul Wisnu Wardhana menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan eksplorasi tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepercayaan dari seluruh pemangku kepentingan.

“SKK Migas berkomitmen memastikan setiap kegiatan hulu migas dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengutamakan aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, serta keterbukaan informasi. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung kegiatan eksplorasi ini sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi Indonesia,” ujarnya.

Kepala Desa Mangkupadi Muhamad Halid menilai kegiatan sosialisasi menjadi bentuk keterbukaan perusahaan kepada masyarakat terkait rencana eksplorasi di wilayah tersebut.

“Pelaksanaan sosialisasi ini memberikan informasi yang jelas kepada kami mengenai rencana kegiatan eksplorasi. Kami berharap komunikasi yang baik terus terjalin sehingga masyarakat dapat memahami proses kegiatan, ikut menjaga kondusivitas wilayah, serta merasakan manfaat dari keberadaan industri hulu migas bagi kemajuan Desa Mangkupadi,” ujarnya.

PHE LPB menegaskan, komunikasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan akan terus dilakukan seiring dengan tahapan kegiatan eksplorasi. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kegiatan berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan, lingkungan, sosial, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Melalui kolaborasi bersama SKK Migas, pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan, PHE LPB berkomitmen menjalankan kegiatan eksplorasi dengan menerapkan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Dukungan terhadap persiapan kegiatan eksplorasi Tingkilan-001 juga diwujudkan melalui penyelesaian proses pemanfaatan lahan untuk lokasi pengeboran.

PHE LPB telah menerima dokumen Hak Guna Usaha (HGU) sebagai tindak lanjut proses pembebasan lahan untuk Sumur Eksplorasi Tingkilan-001 dari PT Bulungan Citra Agro Persada (BCAP). Serah terima dokumen HGU dilaksanakan di Jakarta pada Kamis, 23 Juli 2026.

Titik pengeboran Sumur Eksplorasi Tingkilan-001 berada di area perkebunan milik PT BCAP.

Direktur PT BCAP Bambang Sulis menyampaikan dukungannya terhadap upaya PHE LPB dalam menemukan sumber daya dan meningkatkan cadangan migas nasional.

“Kegiatan Pertamina merupakan kegiatan negara dan demi kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia, PT BCAP akan selalu mendukung kegiatan Pertamina yang berada di area perkebunan PT BCAP,” ungkapnya.

Assistant Manager Land Matters & Formalities PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Adi Suryana yang hadir dalam kegiatan serah terima tersebut mengapresiasi dukungan PT BCAP terhadap proses pemanfaatan lahan untuk kegiatan pengeboran.

Menurutnya, sinergi antarpihak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran kegiatan eksplorasi, khususnya dalam upaya menemukan sumber daya migas baru.

Dengan dukungan pemerintah, SKK Migas, masyarakat, serta mitra dan pemangku kepentingan lainnya, PHE LPB terus mendorong agar kegiatan eksplorasi Tingkilan-001 dapat terlaksana secara aman, tertib, dan sesuai regulasi.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam membuka potensi sumber daya migas baru di Kalimantan Utara, mendukung penambahan cadangan nasional, serta memperkuat ketersediaan dan ketahanan energi Indonesia.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *