INPEX Masela Rampungkan Dual FEED Proyek Abadi, Pembahasan Anggaran 2027 Berlanjut

Ilustrasi Infografik Proyek Dual FEED LNG dan FPSO
banner 468x60

ENERGI.co.id, Jakarta – INPEX Masela Ltd. menuntaskan tahapan Dual Front-End Engineering and Design (Dual FEED) dalam pengembangan Proyek LNG Abadi di Blok Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku. Penyelesaian tahapan rekayasa awal ini menjadi perkembangan penting bagi kelanjutan proyek gas bumi strategis nasional yang diharapkan memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, mengonfirmasi rampungnya tahapan tersebut. Selanjutnya, perhatian diarahkan pada pembahasan Work Program and Budget (WP&B) 2027.

Read More
banner 300x250

“Tahapan Dual FEED Masela sudah selesai, selanjutnya pembahasan WP&B 2027, senilai US$2 miliar lebih” ujar Djoko Siswanto, pada Senin (19/10/2026).

Penyelesaian Dual FEED mencakup dua komponen utama pengembangan, yakni fasilitas pengolahan gas alam cair di darat (Onshore LNG/OLNG) dan fasilitas produksi terapung (Floating Production Storage and Offloading/FPSO). Kedua fasilitas tersebut merupakan bagian penting dari rencana pengembangan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela.

Setelah tahapan rekayasa awal rampung, pembahasan WP&B 2027 menjadi agenda penting untuk memastikan kesinambungan persiapan dan pelaksanaan proyek. Pemberitaan media energi menyebutkan nilai anggaran yang dibahas mencapai lebih dari US$2 miliar.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebutuhan teknis, jadwal pengembangan, serta alokasi pendanaan agar proyek dapat bergerak menuju tahapan berikutnya sesuai rencana.

Meski demikian, penyelesaian FEED tidak serta-merta berarti seluruh tahapan menuju produksi telah selesai. Proyek masih memerlukan penyelesaian agenda pengembangan, pengadaan, konstruksi, dan tahapan operasional sesuai jadwal serta keputusan investasi yang berlaku.

Proyek Abadi Masela dioperasikan oleh INPEX Masela Ltd., dengan mitra usaha patungan PT Pertamina Hulu Energi Masela dan PETRONAS Masela Sdn. Bhd.

Pengembangan lapangan gas ini dirancang menghasilkan sekitar 9,5 juta ton LNG per tahun, disertai pasokan gas untuk kebutuhan domestik. Dengan skala tersebut, proyek Abadi diharapkan menjadi salah satu penopang penting pasokan gas nasional dalam jangka panjang.

Selain mendukung ketahanan energi, pengembangan Blok Masela berpotensi mendorong investasi, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan perekonomian masyarakat di Maluku dan kawasan Indonesia timur.

Keberhasilan melanjutkan proyek ini akan bergantung pada konsistensi pelaksanaan tahapan teknis, kepastian pendanaan, kesiapan infrastruktur, serta koordinasi antara pemerintah, SKK Migas, INPEX, dan para mitra.

Rampungnya Dual FEED menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan pengembangan Lapangan Gas Abadi. Tahap selanjutnya adalah memastikan pembahasan anggaran dan agenda pengembangan berjalan sesuai rencana sehingga potensi gas bumi Masela dapat memberikan manfaat nyata bagi ketahanan energi dan perekonomian nasional. (***)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *