ENERGI.co.id, Jakarta – PT PLN (Persero) terus memperkuat pengawasan kualitas batu bara yang masuk ke seluruh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Indonesia. Langkah ini dilakukan agar spesifikasi batu bara sesuai dengan desain boiler masing-masing pembangkit, sehingga keandalan pasokan listrik ke masyarakat tetap terjaga.
Batu bara dengan spesifikasi tepat pada nilai kalori, kadar air, kadar abu, dan sulfur akan menjaga efisiensi pembangkit serta meminimalkan potensi gangguan. Untuk itu PLN meningkatkan Quality Control di loading port dan jetty, serta melakukan audit berkala terhadap kontrak dan spesifikasi teknis bersama para pemasok.
PLN juga berkoordinasi intensif dengan Kementerian ESDM melalui Ditjen Mineral dan Batu Bara untuk memastikan implementasi Domestic Market Obligation (DMO) berjalan sesuai ketentuan kualitas.
“Kami berkomitmen menghadirkan listrik andal. Karena itu, pengetatan kualitas batu bara adalah kunci agar pembangkit beroperasi optimal dan biaya produksi bisa dijaga efisien,” ujar Executive Vice President Pembangkitan PLN.
Dengan pengawasan yang lebih ketat dan kolaborasi bersama pemasok, PLN optimis pasokan batu bara sesuai spesifikasi dapat terjaga. Upaya ini merupakan bagian dari strategi PLN untuk mendukung ketahanan energi nasional dan transisi energi yang berkeadilan.












