ENERGI.co.id, JAMBI — Kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) kembali memasuki tahapan penting. Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Cipta Niaga Gemilang hari ini resmi melakukan tajak (spud in) Sumur Eksplorasi BET-1 di Wilayah Kerja (WK) Jabung, Provinsi Jambi.
Kegiatan pengeboran sumur eksplorasi ini merupakan bagian dari komitmen pelaksanaan kegiatan eksplorasi untuk mendukung upaya penemuan sumber daya dan cadangan minyak dan gas bumi baru di Indonesia.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan apresiasi atas dimulainya pengeboran Sumur Eksplorasi BET-1 oleh KKKS PT Cipta Niaga Gemilang di Wilayah Kerja Jabung, Jambi.
“Alhamdulillah, KKKS PT Cipta Niaga Gemilang hari ini tajak Sumur Eksplorasi BET-1 di Wilayah Kerja Jabung,” ujar Djoko Siswanto, Rabu (2/9/2026).
Menurut Djoko, kegiatan eksplorasi tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong penemuan sumber daya dan cadangan minyak dan gas bumi baru di Indonesia. Ia berharap kegiatan pengeboran dapat memberikan hasil optimal dan membuka peluang pengembangan hidrokarbon lebih lanjut.
“Pengeboran eksplorasi ini menemukan minyak melebihi target sehingga membuka peluang pengembangan potensi hidrokarbon lebih lanjut di Wilayah Kerja Jabung Tengah,” kata Djoko.
Djoko menegaskan, keberhasilan eksplorasi tidak hanya penting bagi peningkatan potensi cadangan migas nasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi Indonesia.
“SKK Migas akan terus mendukung dan memperkuat sinergi bersama KKKS serta seluruh stakeholder agar kegiatan eksplorasi dapat berjalan dengan aman, efektif, efisien, dan berkelanjutan. Kita berharap Sumur BET-1 memberikan hasil terbaik dan menjadi penemuan yang dapat memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat,” ujarnya.
Sumur Eksplorasi BET-1 berlokasi di Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.
Dalam pelaksanaannya, pengeboran menggunakan Rig ECI#1 berkapasitas 1.500 HP dengan target hidrokarbon berupa minyak. Formasi LTAF menjadi target utama, sedangkan Formasi BRF ditetapkan sebagai target sekunder. Pengeboran direncanakan mencapai kedalaman akhir sekitar 9.219 kaki (ft).
Kegiatan pengeboran dan pengujian (testing) diproyeksikan berlangsung selama 56 hari operasi. Dalam rangka memperoleh data bawah permukaan (subsurface) sekaligus mengetahui besaran laju produksi dan mengevaluasi potensi hidrokarbon, direncanakan pelaksanaan sebanyak tujuh kali Drill Stem Test (DST).
Dari kegiatan eksplorasi ini, target reservoir yang dibidik adalah minyak dengan potensi sumber daya yang diperkirakan lebih dari 50 juta barel. Sementara itu, investasi untuk kegiatan pengeboran Sumur BET-1 diperkirakan mencapai sekitar US$15,46 juta, atau nilainya kurang lebih setara dengan harga sebuah pesawat jet.
Besarnya investasi tersebut menunjukkan keseriusan dan komitmen dalam mendorong kegiatan eksplorasi migas, khususnya dalam upaya menemukan sumber daya baru yang diharapkan dapat mendukung ketahanan energi nasional sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Seluruh rangkaian kegiatan pengeboran Sumur BET-1 akan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja, Keamanan, dan Perlindungan Lingkungan (K3LL) serta menerapkan prinsip operasi yang aman, efektif, dan efisien.
Pelaksanaan kegiatan juga dilakukan dengan memperhatikan ketentuan dan standar operasional yang berlaku guna memastikan seluruh tahapan pengeboran dapat berjalan dengan baik dan bertanggung jawab.
Kegiatan eksplorasi Sumur BET-1 merupakan hasil kolaborasi antara SKK Migas dan PT Cipta Niaga Gemilang, serta mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, baik di tingkat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah serta stakeholder terkait lainnya.
Sinergi dan koordinasi yang terjalin menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan eksplorasi, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dimulainya pengeboran Sumur Eksplorasi BET-1 diharapkan menjadi langkah positif dalam membuka peluang ditemukannya cadangan migas baru di Wilayah Kerja Jabung.
SKK Migas dan PT Cipta Niaga Gemilang memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat serta stakeholder terkait agar kegiatan eksplorasi ini berjalan lancar dan, Insya Allah, dapat menemukan minyak dengan hasil yang melebihi target yang telah ditetapkan.
Apabila berhasil menemukan hidrokarbon dalam jumlah yang ekonomis, hasil eksplorasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan potensi hidrokarbon lebih lanjut di Wilayah Kerja Jabung, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi migas nasional.
SKK Migas dan PT Cipta Niaga Gemilang bersama seluruh stakeholder terkait akan terus memperkuat sinergi dan koordinasi dalam mendukung kegiatan eksplorasi yang aman, efektif, efisien, dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat optimal bagi negara dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Doa dan dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan eksplorasi ini. Semoga Sumur BET-1 memberikan hasil terbaik dan menjadi penemuan baru yang membawa manfaat besar bagi ketahanan energi serta perekonomian Indonesia. (***)












