Kilang LPG Cilamaya Produksi 160 Ton per Hari, Pasok Kebutuhan Jawa Barat dan Jakarta

Kilang LPG Cilamaya Produksi 160 Ton per Hari, Pasok Kebutuhan Jawa Barat dan Jakarta
banner 468x60

ENERGI.co.id, KARAWANG – Kilang LPG Cilamaya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diproyeksikan menjadi salah satu penopang pasokan gas petroleum cair (liquefied petroleum gas/LPG) untuk wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Dengan kapasitas terpasang 40 MMSCFD, fasilitas ini mampu menghasilkan LPG hingga 160 ton per hari serta kondensat sekitar 320 barel per hari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan, produksi LPG dari Kilang Cilamaya berpotensi memenuhi sekitar 10–15 persen kebutuhan harian LPG di Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Read More
banner 300x250
Leuhang Isti Khofifah

Menurut Bahlil, kebutuhan LPG di kedua wilayah tersebut berkisar 1.000–1.500 ton per hari. Dengan produksi mencapai 160 ton per hari, Kilang LPG Cilamaya diharapkan dapat menambah pasokan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, pelaku usaha, pedagang, hingga sektor industri.

“Untuk di daerah Jakarta dan Jawa Barat, kebutuhan LPG per hari kurang lebih sekitar 1.000 sampai 1.500 ton. Hari ini kita bisa memproduksi sekitar 160 ton. Itu berarti 10 sampai 15 persen konsumsi LPG di Jawa Barat dan DKI Jakarta dipenuhi dari kilang ini,” demikian pernyataan Bahlil, pada Kamis (15/10).

Dari perspektif sektor energi, kapasitas produksi tersebut menempatkan Kilang LPG Cilamaya sebagai bagian dari infrastruktur pengolahan yang berperan dalam menjaga ketersediaan energi bagi konsumen. Tambahan pasokan dari fasilitas ini diharapkan mendukung distribusi LPG, terutama di kawasan dengan kebutuhan energi rumah tangga dan aktivitas ekonomi yang tinggi.

Selain menghasilkan LPG, produksi kondensat sekitar 320 barel per hari menjadi produk lain yang dihasilkan fasilitas tersebut. Kedua produk ini memperlihatkan peran kilang dalam mengolah aliran gas menjadi komoditas energi yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut.

Beroperasinya Kilang LPG Cilamaya juga memperkuat posisi Kabupaten Karawang dalam rantai pasok energi di Jawa Barat. Kedekatan fasilitas dengan wilayah pasar yang besar menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan LPG di kawasan tersebut.

Meski demikian, kontribusi aktual kilang terhadap pasokan regional akan bergantung pada realisasi produksi, keandalan operasi, serta penyaluran LPG ke konsumen. Karena itu, keberlanjutan operasional dan efektivitas distribusi menjadi faktor penting agar kapasitas produksi yang tersedia dapat memberikan manfaat optimal bagi ketahanan energi regional.

Peresmian Kilang LPG Cilamaya turut dihadiri Kepala SKK Migas Doko Siswanto, Bupati Karawang Aep Syaepuloh, Direktur PT Energi Nusantara Perkasa Sarjono, Kapolres Karawang Mario Prahatinto, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang. (Dien)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *