Amankan Stok BBM, Pertamina Patra Niaga Datangkan 45,9 Ribu Ton LPG Dari AS

Armada Pertamina Gas 1 (PG1) mengangkut 45,9 ribu ton LPG dari Texas, Amerika Serikat, untuk memperkuat pasokan dan ketahanan energi nasional.
banner 468x60

ENERGI.co.id, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga kembali mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional. Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini mendatangkan Armada Pertamina Gas 1 (PG1) yang mengangkut sekitar 45,9 ribu metrik ton Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari Freeport, Texas, Amerika Serikat.

Kedatangan kapal berkapasitas besar tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga untuk memastikan ketersediaan LPG, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro di seluruh Indonesia.

Read More
banner 300x250

Pasokan tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga keandalan pasokan LPG nasional dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan sektor produktif di tengah dinamika pasar energi global.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan ketahanan energi menjadi fondasi penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ketahanan energi merupakan fondasi penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Kitty pada, Senin (13/7).

Menurut Kitty, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan rantai pasok energi melalui diversifikasi sumber pasokan, optimalisasi infrastruktur logistik, serta memastikan distribusi berjalan tepat waktu dan berkelanjutan.

“Di tengah dinamika energi global, menjaga keandalan pasokan merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Pertamina Patra Niaga terus memastikan setiap mata rantai pasok, mulai dari pengadaan hingga distribusi, berjalan secara terintegrasi agar kebutuhan energi masyarakat dan sektor produktif tetap terpenuhi,” ujarnya.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *